Di tengah duka akibat bencana, permasalahan tak terduga muncul di lokasi pengungsian. Bantuan pakaian layak pakai memang berdatangan, namun mayoritas adalah pakaian wanita.

Hal ini menimbulkan kesulitan baru, terutama bagi para pria dan bapak-bapak yang baru saja berjibaku membersihkan rumah mereka. Dengan pakaian kotak-kotak yang basah dan kotor, mereka kesulitan mencari baju ganti yang layak, sementara tumpukan pakaian wanita terus meninggi.

Menanggapi kebutuhan mendesak ini, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) segera bergerak. Berkat kepedulian dan kolaborasi dari masyarakat Indonesia dan berbagai komunitas, sebanyak 159 paket pakaian pria berhasil disalurkan. Bantuan ini menjadi jawaban atas kebutuhan sandang darurat bagi para kepala keluarga. Distribusi dilakukan di wilayah Bireuen dan Takengon, Aceh, untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan.


Uluran tangan ini telah membawa senyum dan keringanan di tengah beban berat yang mereka tanggung. Namun, perjalanan pemulihan saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra masih panjang. Mari kita tingkatkan kepedulian dan aksi nyata. Karena kita butuh kolaborasi yang kuat untuk terus membantu mereka bangkit dan membangun kembali harapan.









